Tampilkan postingan dengan label GOSIF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GOSIF. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Januari 2013

Lady Gaga Tanda Tangan di Payudara Penggemar

lady gaga
Liputan6.com, Los Angeles : Lady Gaga memang penuh sensasi dan kontroversi. Bayangkan saja, penyanyi berjuluk Mother Monster itu kali ini meraba dan membubuhkan tanda tangan di payudara salah satu penggemar. Wow!
Awalnya, salah satu penggemar Lady Gaga melakukan hal gila dengan memamerkan dadanya di arena konser. Lady Gaga yang tertarik dengan aksi tersebut memanggilnya ke belakang panggung.
"Gaga memanggilku dari deretan penonton dan menyebutkan `Putri Pink`. Aku melompat dan sempat kehilangan sepatu. Beruntung sekuriti mengembalikannya padaku," ungkap Jana Babez, seperti belum lama ini dilansir The Sun.
Nah, saat bertemu pelantun Born This Way, Jana langsung menyodorkan dadanya untuk mendapat kenang-kenangan dari sang idola.
"Dia meraba dadaku, melihatku dan terlihat kaget. Dia bertanya, `Berapa umurmu` Saat aku bilang 22, dia pun melanjutkannya," tutur Jana penuh kebanggaan.
Lady Gaga menuliskan kata Ga di masing-masing puting payudara kiri dan kanan Jana. Boleh jadi aksi gila Jana akan ditiru oleh penggemar Lady Gaga lainnya. Wah!(ANS)

Selasa, 31 Juli 2012

Layanan Seks, Gratifikasi Model Baru

Layanan Seks, Gratifikasi Model BaruJakarta - Bentuk gratifikasi untuk memuluskan urusan telah berevolusi, bukan hanya dalam bentuk pemberian uang, tetapi dalam bentuk pelayanan seks.
"Saat ini saya melihat ada model baru gratifikasi, bukan hanya berupa materi tapi pelayanan plus-plus atau pemberian pekerja seks komersial (PSK)," ujar pengamat hukum dari Universitas 17 Agustus Jakarta Bahtiar Ali kepada INILAH.COM, Senin (30/7/12).
Hal itu disampaikan mengomentari adanya sinyalemen bahwa APBD daerah ada yang diselewengkan untuk membayar PSK yag mengencani sejumlah pihak. Bahtiar curiga jika uang negara pun digunakan untuk persoalan pelayanan plus-plus ini. Namun Ia tidak memastikan sumber anggaraan darimana ataukah melekat pada mata anggaran yang mana.

Selasa, 13 Desember 2011

Foto Bugil Siswi SMA Beredar

 KUNINGAN- Kecamatan Cibingbin dibuat heboh dengan beredarnya foto-foto bugil salah seorang siswi SMA Negeri di daerahnya. Selain di dalam handphone (HP) dan komputer, foto bugil gadis berumur 16 tahun ini dikabarkan sudah beredar di dunia maya. Belum bisa dipastikan dari mana asal kumpulan foto bugil itu bisa beredar. Secara tiba-tiba, beberapa siswa di sekolah itu diketahui sudah memiliki foto tersebut di dalam handphone.
Foto tanpa sehelai kain di tubuh putih sang gadis itu dengan cepat beredar, dari satu handphone ke handphone lain. Tidak sedikit orang juga menyimpannya di folder komputer. Ada sembilan foto dengan pose berbeda-beda. Jelas sekali, foto diambil melalui handphone miliknya sendiri sesaat setelah mandi. Mayoritas foto berpose duduk dengan selangkangan terbuka. Pose menunjukkan keseluruhan tubuh. Tapi di foto itu dia tidak bersama pria, atau rekan-rekan lain. Dia diduga berfoto ria seorang diri.
Sebelum foto beredar, sosok gadis ini dikabarkan sudah membuat heboh Kecamatan Cibingbin. Perbuatan mesumnya dengan sang pacar diketahui warga, bahkan dikabarkan sempat digrebek warga di rumah pacarnya. Handphone sang gadis diduga rusak, lalu gadis di-service. Dari situlah diduga foto-foto bugil itu beredar. “Masih dalam penyelidikan, belum ada tersangka. Yang jelas kita sedang mencari tahu siapa pengedar foto-foto bugil itu,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal, Ajun Komisaris Polisi Sobirin.
Dia mengaku sudah mengantongi koleksi foto itu. Proses pemanggilan saksi juga sudah dilangsungkan. Ia  menduga kuat, gadis  yang masih kelas 1 SMA mengambil foto-foto itu sendiri setelah mandi. Sayang, ia tidak mau membeberkan foto-foto itu kepada pekerja pers. “Gak boleh, kalau saya kasih, apa bedanya saya dengan si pengedar itu,” ujar dia didampingi Kepala Bagian Operasional, Komisaris Polisi Taufik Asrori. (tat)

Sumber: radarcirebon.com

Kamis, 24 November 2011

Pria Depresi Sebar Video Seks Mantan Pacar

Jakarta - Pria ini merasa depresi setelah diputus pacarnya. Sebagai pelampiasan, dia menyebarkan video saat mereka melakukan hubungan intim ke berbagai website di internet.

Lelaki asal Pennsylvania, Amerika Serikat tersebut bernama Christopher Thomas Scott. Scott yang baru berusia 20 tahun ditangkap polisi dengan tuduhan memproduksi material seksual dan penghinaan.

Menurut dokumen pengadilan, korban berpacaran dengan Scott sekitar enam bulan. Suatu ketika, Scott berhasil membujuk korban untuk berhubungan seksual dan direkam dalam kamera video.

Sesaat setelah video itu dibuat, keduanya malah putus hubungan. Betapa kaget korban ketika di kemudian hari, ia menemukan video mereka saat berhubungan seks disebarkan ke internet.

Korban banyak menerima ejekan dari para pemirsa video tersebut. Tak terima, ia pun melaporkan Scott pada polisi setempat. Polisi berhasil menemukan barang bukti video itu di laptop Macbook Pro milik Scott.

"Beberapa orang mengetahui korban ada di dalam video tersebut dan dia pun mulai dilecehkan," demikian pernyataan polisi setempat.

Scott mengakui perbuatannya. Ia mengaku depresi setelah putus dengan korban dan ingin melakukan sesuatu yang buruk. Demikian seperti dilansir DailyMail dan dikutip detikINET, Kamis (24/11/2011).

Rabu, 23 November 2011

Walah, Guru Jalankan Situs Porno via Laptop Sekolah


California - Fasilitas laptop sekolah digunakan oleh guru wanita ini untuk kegiatan yang tidak pantas. Bukannya untuk kepentingan pendidikan, sang guru justru menjalankan operasional sebuah website porno melalui laptop tersebut.

Sang guru asal California ini bernama Heidi Kaeslin. Untuk kepentingan investigasi, ia saat ini sudah dibebastugaskan dari pekerjaannya sebagai pengajar di Lincoln High School.

Heidi tidak bekerja sendirian dalam menjalankan bisnis mesum. Dia dibantu kekasihnya, seorang polisi setempat bernama Richard Fields. Pria ini mengaku membeli domain untuk website tersebut, tentunya dengan nama yang terdengar 'hot'.

Richard menyatakan sejatinya Heidi hanya sedikit membantu pembuatan website tersebut. Namun tetap saja apa yang dilakukannya tidak pantas. Bahkan 'pekerjaan sampingan' sang guru itu sudah menjadi topik panas di kalangan murid.

"Saya pikir hal ini sangat mengganggu. Saya tidak tahu mengapa ulahnya itu tidak segera ketahuan," tukas seorang murid, seperti dilansir DailyMail dan dikutip detikINET, Selasa (22/11/2011).

Heidi dituding melakukan pelanggaran kode etik sekolah. Kelakuannya menjalankan situs cabul via komputer sekolah dinilai sebagai tindakan tidak profesional. Saat ini, seorang pakar komputer disewa untuk mengumpulkan barang bukti.

 
Design by Sagalanyampak